KENDARI – Universitas Mandala Waluya melalui Fakultas Manajemen mencatat prestasi signifikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi. Pada tanggal 13 April 2026, kampus yang berlokasi di Kendari ini resmi mengumumkan pencapaian akreditasi internasional untuk program studi Manajemen, merepresentasikan dedikasi institusi dalam menghadirkan standar pendidikan kelas dunia di kawasan Sulawesi Tenggara.
Akreditasi yang diperoleh dari badan akreditasi internasional terkemuka menandai babak baru dalam perjalanan akademik Universitas Mandala Waluya. Pencapaian ini tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari kerja keras bertahun-tahun yang melibatkan seluruh komponen institusi, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga pemimpin universitas.
Latar Belakang Perjalanan Akreditasi
Universitas Mandala Waluya, sebagai institusi pendidikan tinggi swasta yang terkemuka di Kendari, telah konsisten menjalankan program-program peningkatan mutu sejak berdirinya. Namun, komitmen terhadap standar internasional semakin menguat ketika pimpinan universitas merumuskan strategi jangka panjang pada tahun 2022 lalu.
“Visi kami adalah menjadi universitas referensi di kawasan Asia Tenggara dalam bidang manajemen dan bisnis,” ujar Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ir. Muhammad Harun, S.T., M.T., dalam konferensi pers yang digelar di Aula Utama Kampus Kendari, Rabu sore kemarin.
Fakultas Manajemen, sebagai salah satu fakultas unggulan dengan 1.247 mahasiswa aktif, menjadi prioritas utama dalam inisiatif peningkatan mutu ini. Program studi Manajemen yang ditawarkan mencakup jenjang diploma, sarjana, dan pascasarjana, dengan fokus pada pengembangan kepemimpinan, entrepreneurship, dan manajemen operasional yang relevan dengan kebutuhan industri modern.
Proses Persiapan dan Implementasi Standar
Persiapan menuju akreditasi internasional dimulai dengan melakukan audit internal yang komprehensif. Tim internal audit yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Manajemen, Dr. Dwi Retno Sari, M.B.A., melakukan evaluasi terhadap setiap aspek penyelenggaraan pendidikan, dari kurikulum hingga fasilitas pembelajaran.
“Kami melakukan benchmarking dengan lima universitas terkemuka di Asia Tenggara yang sudah memiliki akreditasi internasional. Hasilnya, kami mengidentifikasi 47 area yang memerlukan perbaikan signifikan,” jelas Dr. Dwi Retno Sari dalam sesi wawancara khusus, Jumat pagi.
Salah satu area yang menjadi fokus utama adalah pembaruan kurikulum. Kurikulum Program Studi Manajemen di Universitas Mandala Waluya direvisi untuk mengintegrasikan standar internasional seperti EQUIS (European Quality Improvement System) dan AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business). Perubahan ini melibatkan kolaborasi dengan para ahli internasional dan praktisi industri.
Kurikulum baru yang dirancang mulai berlaku untuk angkatan 2023 menghadirkan mata kuliah-mata kuliah dengan perspektif global, penekanan pada keterampilan digital, sustainability management, dan business analytics. Setiap mata kuliah dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga practical skills yang langsung applicable di dunia kerja.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia
Investasi signifikan juga dilakukan dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya tenaga pengajar. Universitas Mandala Waluya memberikan beasiswa kepada 23 dosen Fakultas Manajemen untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktor di universitas-universitas top dunia. Selain itu, 18 dosen menjalani program postdoctoral fellowship di berbagai institusi penelitian internasional.
Dr. Ahmad Syafruddin, M.Sc., Ph.D., salah satu dosen yang menjalani program pengembangan ini, menjelaskan dampak positif dari inisiatif tersebut. “Pengalaman saya belajar dan melakukan penelitian di Universitas Melbourne telah membuka perspektif baru. Saya tidak hanya membawa pengetahuan terbaru, tetapi juga jaringan akademik yang kuat. Ini kami implementasikan dalam pembelajaran mahasiswa melalui collaborative research projects dengan universitas partner di luar negeri,” ungkap Dr. Ahmad Syafruddin.
Selain itu, universitas juga melakukan rekrutmen dosen dengan kompetensi internasional. Saat ini, Fakultas Manajemen memiliki tiga dosen visiting professor dari universitas ternama di Amerika Serikat dan Inggris yang mengajar selama satu semester akademik.
Infrastruktur dan Fasilitas Pembelajaran
Komitmen terhadap peningkatan mutu juga tercermin dalam investasi infrastruktur. Universitas Mandala Waluya membangun Learning Commons berstandar internasional dengan luas 2.500 meter persegi. Fasilitas ini dilengkapi dengan 150 workstation komputer dengan software terkini, ruang kolaborasi untuk group study, dan business simulation lab yang menggunakan teknologi virtual reality.
“Learning Commons kami dirancang dengan konsep student-centered learning environment. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas tradisional, tetapi juga memiliki ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi dalam project-based learning, dan mengembangkan entrepreneurial mindset,” jelas Koordinator Program Studi Manajemen, Dr. Bambang Sutrisno, M.B.A., Ph.D.
Selain Learning Commons, universitas juga melakukan renovasi perpustakaan dengan sistem otomasi modern dan akses ke 42 database jurnal internasional. Mahasiswa Fakultas Manajemen kini dapat mengakses lebih dari 25.000 jurnal penelitian dari universitas mana pun di dunia.
Kolaborasi dan Kemitraan Strategis
Akreditasi internasional tidak terlepas dari komitmen universitas dalam menjalin kolaborasi dengan institusi pendidikan global. Hingga saat ini, Fakultas Manajemen telah menjalin kerjasama akademik dengan 34 universitas di 18 negara, mencakup program student exchange, joint research, dan dual degree program.
Program Dual Degree yang dimulai pada tahun 2024 memungkinkan mahasiswa sarjana untuk menyelesaikan pendidikan mereka sambil mendapatkan gelar dari universitas partner di Malaysia dan Thailand. Program ini telah diikuti oleh 87 mahasiswa dalam dua tahun pertama implementasinya.
“Kemitraan internasional ini memberikan value tambah bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya mendapat exposure akademik dari universitas lain, tetapi juga pengalaman hidup di lingkungan multikultural yang akan mempersiapkan mereka untuk karir global,” ungkap Prof. Dr. H. Ruslan Rasyid, M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga.
Penelitian dan Publikasi Ilmiah
Peningkatan mutu juga ditunjukkan melalui peningkatan produktivitas penelitian dan publikasi. Data menunjukkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, dosen Fakultas Manajemen telah mempublikasikan 156 artikel di jurnal internasional terindeks Scopus, meningkat 340 persen dibandingkan periode tiga tahun sebelumnya.
Penelitian-penelitian yang dilakukan fokus pada isu-isu relevan seperti digital transformation di UMKM Sulawesi Tenggara, sustainable business practices, dan supply chain resilience di era pandemi. Beberapa penelitian ini melibatkan kolaborasi dengan industri lokal dan organisasi internasional.
“Kami percaya bahwa universitas harus menjadi engine of innovation untuk pembangunan daerah. Oleh karena itu, penelitian kami tidak hanya untuk publikasi akademik, tetapi juga untuk memberikan solusi praktis kepada industri lokal,” jelas Dr. Siti Nurhaliza, M.Sc., Ph.D., Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Manajemen.
Jaminan Kualitas dan Akuntabilitas
Untuk memastikan keberlanjutan standar kualitas yang telah dicapai, Universitas Mandala Waluya telah membentuk Internal Quality Assurance Unit (IQAU) khusus yang melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Unit ini melakukan survey kepuasan mahasiswa, alumni tracking, dan employer feedback untuk terus melakukan improvement.
“Akreditasi bukan tujuan akhir, melainkan awal dari komitmen berkelanjutan kami untuk improvement. Kami menetapkan target untuk mencapai akreditasi internasional juga pada program studi Management dan program Master Management dalam dua tahun ke depan,” ungkap Dr. Dwi Retno Sari.
Dampak terhadap Mahasiswa dan Alumni
Peningkatan mutu yang terakselerasi membawa dampak positif bagi mahasiswa. Tingkat kelulusan tepat waktu meningkat menjadi 94 persen, dan tingkat employment rate alumni dalam enam bulan setelah kelulusan mencapai 96 persen. Rata-rata gaji awal alumni Fakultas Manajemen juga meningkat 28 persen dalam tiga tahun terakhir.
“Ketika saya masuk ke Universitas Mandala Waluya pada tahun 2022, saya sudah merasakan komitmen universitas terhadap kualitas. Fasilitas yang lengkap, dosen-dosen yang kompeten dan caring, serta peluang untuk terlibat dalam penelitian membuat pengalaman belajar saya sangat bermakna. Sekarang saya bekerja sebagai Junior Manager di salah satu perusahaan multinational di Jakarta, dan skill yang saya peroleh sangat relevan,” cerita Meidina Putri, alumni Fakultas Manajemen tahun 2024 yang kini bekerja di PT Logistics Indonesia.
Tantangan dan Rencana Ke Depan
Meskipun pencapaian ini patut dirayakan, Universitas Mandala Waluya tetap menyadari berbagai tantangan. Salah satunya adalah mempertahankan momentum improvement dalam menghadapi keterbatasan sumber daya finansial dan persaingan global yang semakin ketat.
“Kami akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan. Investasi dalam teknologi, khususnya artificial intelligence dan machine learning untuk pendidikan, akan menjadi fokus kami ke depan. Kami juga akan memperluas kolaborasi dengan industri untuk memastikan kurikulum tetap relevan,” demikian visi yang disampaikan Rektor Prof. Dr. Ir. Muhammad Harun.
Untuk tiga tahun ke depan, Universitas Mandala Waluya merencanakan ekspansi dengan membuka program-program baru seperti Master in Business Administration (MBA) dengan fokus pada Digital Business Strategy dan Advanced Management Program untuk practicing managers.
Penutup
Pencapaian akreditasi internasional oleh Fakultas Manajemen Universitas Mandala Waluya pada 13 April 2026 ini merupakan milestone penting bagi pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara. Keberhasilan ini membuktikan bahwa komitmen, konsistensi, dan kerja keras dapat menghadirkan standar kualitas dunia di institusi pendidikan lokal.
Sebagai institusi yang terus berkembang, Universitas Mandala Waluya menawarkan harapan baru bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas internasional tanpa harus pergi jauh-jauh keluar negeri. Momentum ini diharapkan dapat menginspirasi institusi pendidikan lainnya di kawasan untuk terus meningkatkan standar kualitas mereka.
Dengan pencapaian ini, Universitas Mandala Waluya siap berkontribusi lebih besar lagi dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan global di era digital ini.
(Ditulis dari Kendari)